Sunday, January 2, 2011

ITS Buka Tiga Fakultas Baru


Pada 2011 Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS) akan membuka tiga fakultas baru, yakni Fakultas Ilmu Kebumian, Fakultas Desain dan Industri Kreatif, serta Fakultas Bisnis dan Inovasi.

Rektor ITS, Prof Priyo Suprobo di Surabaya, Jumat (17/12), mengatakan, Fakultas Ilmu Kebumian meliputi program studi geofisika, geologi, dan teknik geometika.

Fakultas Desain dan Industri Kreatif meliputi program studi desain komunikasi visual dan jurusan desain interior. Sedangkan Fakultas Bisnis dan Inovasi saat ini masih belum berdiri sendiri, karena menjadi bagian dari Fakultas Teknik Industri (FTI).

Menurut Probo, sebenarnya tidak ada yang baru dalam masing-masing jurusan. Pasalnya, masing-masing program studi yang ada di fakultas baru itu sebelumnya telah ada di fakultas lain yang lebih dulu ada. Misalnya, program studi di Fakultas Desain dan Industri Kreatif sebelumnya masuk di Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan (FTSP).

“Sedangkan program studi geofisika dan geologi sebelumnya berada dibawah naungan Fakultas Ilmu Matematika dan IPA (FMIPA),” ujarnya.

Pendirian fakultas kebumian dinilai cukup lambat dapat direalisasikan. Sebab, ITS sebenarnya sudah lama diminta oleh Pemprov Jawa Timur mendirikan fakultas yang membidangi ilmu kebumian dan pertambangan ini. Hal itu diungkapkan ketika ITS masih di bawah kepemimpinan Prof Soegiono (rektor sebelum Prof Muhammad Nuh).

Alasan berdirinya Fakultas Kebumian ini disebabkan banyaknya peristiwa alam yang butuh penanganan khusus. Kendati begitu, sambung Probo, tidak semua fakultas akan diikutkan dalam Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN).

Pasalnya, ada beberapa program studi yang perlu seleksi teknis dan itu dilakukan oleh ITS sendiri. “Tiap program studi baru ini diperkirakan dapat menampung sebanyak 50 mahasiswa baru,”kata mantan dekan fakultas Teknik Sipil ITS.(red)

Sumber : http://www.surabayakita.com/index.php?option=com_content&view=article&id=1686:its-buka-tiga-fakultas-baru&catid=58:pendidikan-a-kesehatan&Itemid=48

Tips & Cara Memilih Jurusan Kuliah Di Perguruan Tinggi Yang Baik - Panduan Siswa-Siswi SMP Dan SMA


Pada umumnya siswa yang telah lulus dari SMA, SMEA, SMK dan jenjang sederajat lainnya akan melanjutkan studi ke Perguruan Tinggi baik Perguruan Tinggi Negeri / PTN maupun Perguruan Tinggi Swasta / PTS. Pada perguruan tinggi terdapat penjurusan mahasiswa berdasarkan subyek mata kuliah yang diambil. Setiap jurusan memiliki materi dan sifat pembelajaran yang berbeda-beda. Jurusan yang memiliki sifat yang serupa akan digabung dalam suatu fakultas, akademi, sekolah tinggi, dan lain sebagainya.

Memilih jurusan kuliah bukan urusan yang mudah dan bukan persoalan yang sepele. Banyak faktor yang harus diperhitungkan dan dipikirkan masak-masak. Memilih secara tergesa-gesa tanpa memperhitungkan segala aspek akan berakibat fatal mulai dari kesadaran yang terlambat bahwa jurusa yang diambil tidak sesuai dengan kepribadian sampai pada drop out / DO atau dikeluarkannya seorang mahasiswa / mahasiswi karena dinyatakan tidak mampu mengikuti pendidikan yang diikutinya. Maka dari itu pemilihan jurusan sedini mungkin harus mulai dipertimbangkan. Salah pilih jurusan merupakan bencana dan kerugian yang besar bagi anda di masa depan.

Cara milih jurusan di Perguruan Tinggi yang baik :

1. Menyesuaikan Cita-Cita, Minat dan Bakat

Bagi yang telah memiliki cita-cita tertentu, maka lihatlah jrurusan apa yang dapat membawa menuju profesi atau pekerjaan yang diinginkan tersebut. Janganlah memilih jurusan teknik geodesi jika anda ingin menjadi seorang dokter ahli kandungan dan jangan pula memilih jurusan sastra jawa jika bercita-cita menjadi polisi.

Sesuaikan jurusan yang ingin diambil dengan minat dan bakat. Jika tidak menyukai hitung-hitungan janganlah mengambil jurusan matematika dan jika tidak menyukai menggambar jangan mengambil jurusan teknik sipil. Kemudian lihat bakat anda saat ini. Mengembangkan bakat yang sudah ada disertai dengan rasa suka dan cita-cita pada suatu jurusan studi akan menjadi pilihan yang tepat.

2. Informasi yang Sempurna

Carilah informasi yang banyak sebagai bahan pertimbangan anda untuk memilih jurusan. Cari dan gali informasi dari banyak sumber seperti orang tua, saudara, guru, teman, bimbel, tetangga, konsultan pendidikan, kakak kelas, teman mahasiswa, profesional, dan lain sebagainya. Jangan mudah terpengaruh dengan orang lain yang kurang menguasai informasi atau ikut-ikutan teman / trend.

Internet juga merupakan media yang tepat dan bebas untuk bertanya kepada orang-orang di dalamnya tentang apa yang ingin kita ketahui. Cari situs forum atau chating melalui messenger dengan orang yang dapat dipercaya. Semua informasi yang didapat dirangkum dan dijadikan bahan untuk membantu memilih jurusan.

3. Lokasi dan Biaya

Bagi orang yang hidup dalam ekonomi atas, memilih jurusan tidak akan menjadi masalah. Biaya yang nantinya harus ditanggung dapat diselesaikan dengan mudah baik dari pengeluaran studi, biaya hidup, lokasi tempat tinggal, dan lain sebagainya. Bagi masyarakat golongan menengah ke bawah, lokasi dan biaya merupakan masalah yang sangat diperhitungkan.

Jika dana yang ada terbatas maka pilihlah lokasi kuliah yang dekat dengan tempat tinggal atau lokasi luar kota yang memiliki biaya hidup yang rendah. Pilih juga tempat kuliah yang biaya pendidikan tidak terlalu tinggi. Jika dana yang ada nanti belum mencukupi, maka carilah beasiswa, keringanan, pekerjaan paruh waktu / freelance atau sponsor untuk mencukupi kebutuhan dana anda. Jangan jadikan pula uang sebagai faktor yang sangat menghambat masa depan anda.

4. Daya Tampung Jurusan / Peluang Diterima

Perhatikan daya tampung suatu jurusan di PTN dan PTS favorit. Pada umumnya memiliki kuantitas yang terbatas dan diperebutkan oleh banyak orang. Jangan membebani diri anda dengan target untuk berkuliah di tempat tertentu dengan jurusan tertentu yang favorit. Anda bisa stres jika kehendak anda tidak terpenuhi. Buat banyak pilihan tempat kuliah beserta jurusannya.

Ukur kemampuan untuk melihat sejauh mana peluang menempati suatu jurusan di tempat favorit. Adanya seleksi masal yang murni seperti UMPTN, SPMB, Sipenmaru dan lain sebagainya dapat menjegal masa depan studi anda jika tidak persiapkan dan diperhitungkan matang-matang. Pelajari soal-soal seleksi dan ikuti ujian try out sebagai percobaan anda dalam mengukur kemampuan yang anda miliki.

Namun jangan terlalu minder dengan hasil yang didapat. Jika pada SPMB ada 2 jurusan yang dapat dipilih, pilih satu jurusan & tempat yang anda cita-citakan dan satu jurusan lain atau lokasi lain yang sesuai atau sedikit di bawah kemampuan anda.

5. Masa Depan Karir dan Pekerjaan

Lihatlah ke depan setelah anda lulus nanti. Apakah jurusan yang anda ambil nanti dapat mengantar anda untuk mendapatkan pekerjaan dan karir yang baik? Banyak jurusan-jurusan yang saat ini lulusannya menganggur tidak bekerja. Tidak hanya orang dari jurusan tertentu saja yang dapat bekerja pada suatu profesi, karena saat ini rekrutmen perusahaan dalam mencari tenaga kerja tidak melihat seseorang dari latar belakang pendidikan saja, namun juga pengalaman. Tetapi jika kompetensi, keberanian dan kemampuan anda jauh dari orang-orang normal, maka jurusan apapun yang anda ambil sah-sah saja.

Biarkanlah hati dan akal sehat anda bicara tanpa adanya campur tangan dari orang lain. Konsultasikan dengan orang tua dan orang lain ya

Sumber : http://organisasi.org/tips-cara-memilih-jurusan-kuliah-di-perguruan-tinggi-yang-baik-panduan-siswa-siswi-smp-dan-sma

Sunday, October 4, 2009

Indonesia Masih Paling Murah Senyum


Stockholm - Berdasarkan hasil survei The Smiling Report 2009, Indonesia adalah negara paling murah senyum di dunia dengan skor 98%. Untuk salam, skor Indonesia sejajar Hongkong, juga 98%.

Siaran pers The Smiling Report dari AB Better Business berbasis di Swedia (8/4/2009) yang diteruskan Korfungsi Pensosbud KBRI Stockholm Dody Kusumonegoro kepada detikcom (16/5/2009) juga menyebutkan bahwa skor terbaik ucapan salam ini terutama ditemukan dalam pelayanan pemerintah (94%), sedangkan business to business (B2B) cuma 70%.


Sementara itu negara paling tidak ramah senyum adalah Pakistan dengan skor 44% dan terendah untuk memberikan salam adalah Maroko dengan skor 48%. Swedia sendiri berada di rangking 24, dengan skor untuk murah senyum 77% dan salam 81%.


Untuk kategori per benua, skor tertinggi diraih Australia dengan skor murah senyum 89% dan salam 92%. Terendah dari semua benua adalah Afrika: skor murah senyum 62% dan salam 51%.


Sektor industri dengan senyum terbaik adalah Health & Beauty Care (Kesehatan dan Perawatan Kecantikan) dan Transportasi dengan skor 86%, dan terendah adalah sektor B2B dengan 52%.


Data-data di atas dikompilasi dari para Mystery Shopper, yakni orang-orang terlatih untuk merasakan dan mengukur proses pelayanan terhadap pelanggan. Mereka ini pura-pura sebagai pembeli atau pelanggan potensial untuk selanjutnya melaporkan pengalamannya. Para Mistery Shopper ini disebut juga pelanggan anonim (anonymous customer), tamu virtual, atau pelanggan percobaan.


Hasil kompilasi survei 2008 yang meliputi data customer service itu termasuk jawaban dari 2,5 juta lebih pertanyaan mengenai Smile (senyum), Greeting (salam) dan Add-on Sales (layanan tambahan saat penjualan) di 66 negara.


Untuk layanan tambahan saat penjualan, skor tertinggi diraih sektor B2B (65%), sedangkan leisure paling rendah dengan skor cuma 40%. Sementara penjualan tertinggi dibukukan Pakistan (82%), terendah adalah Finlandia (3%).


Smiling Report mencatat tren yang terus menurun tiap tahun untuk Senyum, yakni 77% (2008), 82% (2007) dan 87% (2004). Tren penurunan juga terjadi Salam, yakni 81% (2008, 2007) dibandingkan 88% di 2004.
(es/es)

Tuesday, September 29, 2009

Hati-Hati Update Status Di Facebook Dan Twitter

Apakah anda salah satu pengguna Facebook/ Twitter yang rajin meng-update status, termasuk memberitahu bila anda sedang berlibur? Dan banyak "add" teman yang sebenarnya anda sendiri tidak tahu siapa mereka?

Berhati-hatilah kalau begitu karena mungkin saja teman yang anda tidak kenal itu memanfaatkan status yang anda update itu untuk "mendatangi" rumah anda di saat anda sedang berlibur (maling-red).

Menurut surveri yang dilakukan di Inggris, 4 dari 10 pengguna sering meng-update status mereka bila akan/ sedang berliburan ke suatu tempat dan disinilah "teman-teman" tersebut akan memanfaatkan siatuasi seperti ini.

Tentu saja hal diatas bukan berarti anda harus berhenti menggunakan Facebook/ Twitter tetapi setidaknya hal seperti ini membuat kita lebih berhati-hati dalam "add" teman di jejaring sosial tersebut dan juga tidak update status sembarangan.

Wednesday, September 23, 2009

Obat Mujarab Yang Bernama Maaf

Memberi Makna Berbeda Pada Pengalaman Menyakitkan, Akan Memudahkan Kita Untuk Memaafkan


Dalam hidup kita sering dizalimi, punya pengalaman menyakitkan dan sulit memaafkan. Merasa sudah tetapi sulit melupakan. Sakitnya masih terasa, marah, kecewa, dendam, benci, terluka, sakit hati, perasaan bersalah, takut, cemas, khawatir dan lain-lain yang sering disebut dengan emosi negatif, akan muncul dan mengganggu hidup kita.

Menurut Adi.W.Gunawan, pakar hipnoterapi dan mind navigator, emosi muncul sebagai dasar pemaknaan.

Setiap kejadian adalah netral, tidak ada yang baik atau jelek. Semua tergantung pada makna yang kita berikan berdasarkan persepsi yang dipengaruhi sistem kepercayaan kita. Begitu makna diberikan , muncul emosi positif dan emosi negatif atau netral.

Sulit melupakan ? Wajar, sebab yang pernah kita alami tersimpan di memori, juga dipikiran bawah sadar . Untuk memaafkan dan bebas gangguan, kita harus menetralisir emosi negatif yang muncul. Memberikan pemaknaan baru pada kejadian menyakitkan , bisa meredam emosi ini.

Karena itu , emosi negatif harus dipadamkan dan hanya berhasil bila kita ikhlas. Kita harus bersedia melepaskan semua emosi negatif terkait dengan kejadian atau situasi tertentu, menggantikannya dengan emosi positif seperti. Caranya dengan memaafkan. Inilah terapi hati yang dahsyat efek penyembuhannya.

Sayangnya, kita hanya memaafkan pada level kognisi dan bukan level afeksi atau pikiran bawah sadar,” kata Adi.

Keimanan atau sistem kepercayaan kita, yang sudah terpatri dipikiran bawah sadar, bisa menjadi solusi. Dengan keimanan dan keikhlasan , kita bisa memaafkan dengan tuntas.

Maknailah, bahwa apapun yang kita alami , nikmat maupun azab, adalah kehendakNya. Bila kita dizalimi , apakah demikian kehendak Allah SWT ? Jangan pernah berpikiran seperti itu. Di balik semua itu, ada ujian , hikmah dan kasih sayang Allah. Bila orang yang menzalimi kita tidak merasa bersalah , tampak bahagia bahkan merasa sukses, biarkanlah hal itu menjadi urusan Allah.

Rejeki melimpah adalah cobaan. Kita diuji apakah mau berbagi rejeki kepada dhuafa. Dengan derita kita dicoba pula apakah menjadi kufur dan luntur keimanan. Bila kita lolos dari cobaan, derajat dan keimanan kita meningkat di sisi Allah.

Dalam Idul Fitri nanti, rendahkan hati kita untuk memberi dan memohon maaf kepada siapapun. Keikhlasan kita dalam memaafkan yang membuka lembaran hidup baru dengan melepas semua emosi negatif yang selama ini mengganggu hidup. Maafkanlah orang lain, tetapi yang lebih penting lagi, memaafkan dan menerima diri seutuhnya. (Sumber : Tulisan Danis Purwono pada Koran Tempo)

Thursday, September 3, 2009

Permohonan si Miskin dan si Kaya

Nabi Musa a.s. memiliki ummat yang jumlahnya sangat banyak dan umur mereka panjang-panjang. Mereka ada yang kaya dan juga ada yang miskin. Suatu hari ada seorang yang miskin datang menghadap Nabi Musa a.s.. Ia begitu miskinnya pakaiannya compang-camping dan sangat lusuh berdebu.

Si miskin itu kemudian berkata kepada Baginda Musa a.s., "Ya Nabiullah, Kalamullah, tolong sampaikan kepada Allah s.w.t. permohonanku ini agar Allah s.w.t. menjadikan aku orang yang kaya." Nabi Musa a.s. tersenyum dan berkata kepada orang itu, "Saudaraku, banyak-banyaklah kamu bersyukur kepada Allah s.w.t.". Si miskin itu agak terkejut dan kesal, lalu ia berkata, "Bagaimana aku mau banyak bersyukur, aku makan pun jarang, dan pakaian yang aku gunakan pun hanya satu lembar ini saja"!. Akhirnya si miskin itu pulang tanpa mendapatkan apa yang diinginkannya.

Beberapa waktu kemudian seorang kaya datang menghadap Nabi Musa a.s.. Orang tersebut bersih badannya juga rapi pakaiannya. Ia berkata kepada Nabi Musa a.s., "Wahai Nabiullah, tolong sampaikan kepada Allah s.w.t. permohonanku ini agar dijadikannya aku ini seorang yang miskin, terkadang aku merasa terganggu dengan hartaku itu." Nabi Musa a.s.pun tersenyum, lalu ia berkata, "Wahai saudaraku, janganlah kamu bersyukur kepada Allah s.w.t.". "Ya Nabiullah, bagaimana aku tidak bersyukur kepada Allah s.w.t.?. Allah s.w.t. telah memberiku mata yang dengannya aku dapat melihat. telinga yang dengannya aku dapat mendengar. Allah s.w.t. telah memberiku tangan yang dengannya aku dapat bekerja dan telah memberiku kaki yang dengannya aku dapat berjalan, bagaimana mungkin aku tidak mensyukurinya", jawab si kaya itu. Akhirnya si kaya itu pun pulang ke rumahnya.

Kemudian terjadi adalah si kaya itu semakin Allah s.w.t. tambah kekayaannya kerana ia selalu bersyukur. Dan si miskin menjadi bertambah miskin. Allah s.w.t. mengambil semua kenikmatan-Nya sehingga si miskin itu tidak memiliki selembar pakaianpun yang melekat di tubuhnya. Ini semua kerana ia tidak mau bersyukur kepada Allah s.w.t.

Wallahualam..

MAKNA BERSYUKUR YANG HAKIKI


Oleh: KH. Abdullah Gymnastiar

Barang siapa yang tidak mensyukuri nikmat Allah, sesungguhnya ia telah membuka jalan hilangnya nikmat dari dirinya. Akan tetapi barangsiapa yang mensyukuri nikmat Allah, maka ia sesunguhnya ia telah memberi ikatan yang kuat pada kenikmatan Allah itu. (Al-Hikam Halaman : 133).

Alhamdulillaahirabbil ‘aalamiin. Allahuma shalli ‘ala Muhammad wa’ala aalihi washahbihii ajmai’iin. Hamba yang makin tinggi dan sempurna ketaatannya kepada Allah, akan makin banyak pula syukurnya kepada-Nya. Memantapkan kenikmatan yang ia terima dari Allah Swt, di tempat yang mulia. Karena nikmat itu adalah anugrah yang patut dijungjung tinggi.

Bersyukur kepada Allah itu ada tiga cara, bersyukur didalam hati, bersyukur dengan lisan, dan bersykur dalam sikap atau prilaku.

Adapun bersyukur di dalam hati, ialah memantapkan dalam hati bahwa semua nikmat itu adalah dari Allah, seperti firman Allah dalam surat An Nahl ayat 53,

Dan apa saja nikmat yang ada pada kamu, maka dari Allah-lah (datangnya)

Adapun syukur dengan lisan, yaitu dengan memperbanyak puji syukur kepada Allah, sambil membaca Alhamdulillah.

Adapun bersyukur dalam bentuk sikap tingkah laku adalah dengan melaksanakan amal ibadah dengan anggota badan, dengan amal saleh, dengan prilaku mulia, dan budi bahasa yang terhormat.

Bersyukur kepada Allah SWT tidak cukup dengan lisan belaka, akan tetapi bersyukur dengan memgikutsertakan seluruh anggota badan, dengan merasakan kenikmatan syukur dalam kehidupan jasmani dan rohani. Wallahu a’alam